Ind | English | 中文
 

Diabetes = Impotensi?

Yoppie (28 tahun) belakangan ini jadi lebih sering merasa lapar dan haus. Tapi, sekalipun makan dan minumnya banyak, dia malah sering merasa lesu, berat badannya juga bukan bertambah malah menurun drastis. Dan, yang paling ditakutkannya adalah keharmonisan rumah tangganya, karena 'si adik kecil' ikutan loyo. Akhirnya dia berkonsultasi ke dokter, dan setelah melakukan cek laboratorium, ternyata gula darahnya mencapai 300 mg/dl, artinya dia menderita Diabetes Mellitus atau kencing manis.

Para dokter telah meneliti lebih lanjut dengan melibatkan ribuan responden. Dari hasil penelitian tersebut dipastikan bahwa berapapun usia pria penderita Diabetes Mellitus, baik Diabetes Mellitus tipe 1 (tergantung insulin) maupun Diabetes Mellitus tipe 2 (tidak tergantung insulin) lambat laun akan menderita impotensi, yang terjadi akibat kerusakan pada pembuluh darah dan saraf pada penis akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama (Adhiarta, dr., Sp.PD- K-EMD, Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Endokrin, Metabolik dan Diabetes, Fak. Kedokteran UNPAD/RS. Hasan Sadikin). Dan yang mencemaskan banyak pria, impotensi ini bisa terjadi secara 'mendadak'.
Karena itulah, beberapa dokter mengasumsikan Diabetes Mellitus sebagai salah satu penyebab impotensi pada pria usia muda.


Selain impotensi, komplikasi lain yang berbahaya adalah gangguan syaraf diabetes (neuropathy diabetic), kerusakan mata (retinopathy diabetic), kerusakan ginjal diabetes (nefropathy diabetic), bahkan luka yang sukar sembuh (gangren) yang bisa berakibat amputasi.
Berbagai penyakit berbahaya yang juga bisa terpicu oleh tingginya kadar gula darah dalam jangka panjang, antara lain Alzheimer, Parkinson, hipotiroidisme, hipertiroidisme, dan hipogonadisme.
Memang Diabetes Mellitus penyakit dengan sejuta komplikasi... karena itu, lakukan pencegahan sedini mungkin.

Ubah Gaya Hidup, Perkasa Sampai Tua

Salah satu upaya mencegah impotensi, khususnya yang disebabkan oleh Diabetes Mellitus adalah dengan menjaga dan mengubah gaya hidup. Bagi yang belum terserang Diabetes, lakukanlah olah raga teratur dan aturlah pola makan 4 sehat 5 sempurna, dengan porsi seimbang.
Sementara bagi Anda yang sudah terserang, kunci dari program pengobatan Diabetes Mellitus adalah pengontrolan kadar gula dalam darah, karena itu :

 

  1. Rutinlah berkonsultasi dengan dokter dan melakukan cek laboratorium sesuai petunjuk dokter.
  2. Konsumsi TARA Nature Diablast, suplemen untuk penderita Diabetes Mellitus, sangat dianjurkan, selain untuk membantu pengobatan dari dokter, juga untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih parah.
  3. Jalankan gaya hidup sehat, yaitu dengan diet dan lakukan aktivitas fisik yang tepat untuk membantu penyerapan glukosa dan mengurangi berat badan penderita Diabetes.