Omega-3 Asam Lemak Penting Untuk Kesehatan
Selama ini lemak diketahui sangat berpengaruh terhadap berbagai gangguan kesehatan. Padahal, tubuh kita sebenarnya sangat membutuhkan lemak yang berfungsi sebagai sumber energi untuk aktivitas sehari-hari. Para peneliti dari Harvard University, AS mengemukakan bahwa tidak semua lemak berdampak buruk bagi tubuh kita, karena ada juga jenis lemak yang bersifat baik bagi tubuh. Beberapa jenis lemak yang bersifat baik bagi tubuh di antaranya adalah asam lemak Omega-3, yang sudah diteliti dan terbukti bermanfaat.
Sejumlah negara maju (Kanada, Swedia, Inggris, Australia, dan Jepang) dan WHO telah menetapkan rekomendasi tentang asupan omega-3 untuk setiap orang, yaitu 0,3 – 0,5 g/hari (EPA + DHA) dan 0,8 – 1,1 g/hari (asam linolenat). Sementara lembaga lain menyarankan asupan linolenat 0,6 – 1,2% dari total energi atau 1,3 – 2,7 g/hari berdasarkan konsumsi energi 2.000 Kkal/hari.
Bagaimana Mendapatkan Asam Lemak Omega-3?
Sumber utama asam lemak Omega-3 ikan dari laut dalam. Berikut adalah data mengenai kandungan asam lemak Omega-3 dalam 100 gram ikan laut dalam :
| Jenis ikan | Jumlah Omega-3 (gr) | Jenis ikan | Jumlah Omega-3 (gr) | |
| tuna | 2.1 | bawal | 0.6 | |
| tongkol | 1.5 | sardin | 1.2 | |
| tenggiri | 2.6 | salmon | 1.4 | |
| lemuru | 1.2 | mackerel | 1.9 | |
| layang | 2.1 | herring | 1.2 | |
| kembung | 2.2 | halibut | 1.3 |
Sumber : Sehat Itu Mudah 2008
Sebuah penelitian epidemologi membuktikan keterkaitan antara konsumsi ikan dengan dengan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan bangsa Eskimo yang sangat banyak mengonsumsi lemak, namun angka kejadian penyakit jantung sangat kecil. Ternyata bangsa Eskimo banyak mengonsumsi ikan, antara 300 hingga 400 gr per hari. Penelitian pada masyarakat Okinawa yang konsumsi ikannya paling tinggi di Jepang pun menunjukkan angka kejadian penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain di Jepang.
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan hasil laut, khususnya ikan. Sayangnya pola konsumsi masyarakat akan ikan masih sangat rendah. Rata-rata masyarakat kita hanya mengonsumsi 19,14 kg ikan per tahun per orang. Pola makan ikan harus terus dibudayakan dalam menu harian dan pengolahannya pun perlu diperhatikan, karena asam lemak Omega-3 mudah sekali mengalami kerusakan akibat pemanasan.
Untuk mencukupkan kebutuhan akan Omega-3 yang mutunya terjamin, bisa didapatkan dari suplemen. Untuk orang dewasa Nature EPA Omega-3 Plus dan untuk anak-anak Tara Kid Cod Liver Oil + DHA.
Selama ini lemak diketahui sangat berpengaruh terhadap berbagai gangguan kesehatan. Padahal, tubuh kita sebenarnya sangat membutuhkan lemak yang berfungsi sebagai sumber energi untuk aktivitas sehari-hari. Para peneliti dari Harvard University, AS mengemukakan bahwa tidak semua lemak berdampak buruk bagi tubuh kita, karena ada juga jenis lemak yang bersifat baik bagi tubuh. Beberapa jenis lemak yang bersifat baik bagi tubuh di antaranya adalah asam lemak Omega-3, yang sudah diteliti dan terbukti bermanfaat.
Sejumlah negara maju (Kanada, Swedia, Inggris, Australia, dan Jepang) dan WHO telah menetapkan rekomendasi tentang asupan omega-3 untuk setiap orang, yaitu 0,3 – 0,5 g/hari (EPA + DHA) dan 0,8 – 1,1 g/hari (asam linolenat). Sementara lembaga lain menyarankan asupan linolenat 0,6 – 1,2% dari total energi atau 1,3 – 2,7 g/hari berdasarkan konsumsi energi 2.000 Kkal/hari.
Bagaimana Mendapatkan Asam Lemak Omega-3?
Sumber utama asam lemak Omega-3 ikan dari laut dalam. Berikut adalah data mengenai kandungan asam lemak Omega-3 dalam 100 gram ikan laut dalam :
| < Prev | Next > |
|---|



